Ribuan Orang Sembuh dengan Bacaan Quran di Klinik Chechnya
Benarlah firman Allah dalam Al-Quran yang menyatakan bahwa Al-Quran itu adalah "Syifa" atau obat, bukan hanya obat bagi ruhani yang kering tapi juga bisa menjadi obat bagi penyakit medis, dan hal ini sudah banyak dibuktikan termasuk di negara Chenchnya.Ribuan pasien telah berhasil diobati dan disembuhkan dengan pembacaan Al-Quran secara sendirian di sebuah klinik gratis di Chechnya Grozny, kata sebuah pernyataan pada situs presiden Chechnya pada hari Rabu kemarin (3/2).
"Sejak hari pembukaan pertama kali, klinik gratis di Islamic Center di Chenchnya telah memiliki dan melayani lebih dari 60.000 pasien. Kebanyakan dari mereka yang mengunjungi klinik gratis di Islamic Center untuk merekoveri kesehatan mereka.
Klinik gratis ini membantu mereka untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik dengan cara non-tradisional - yaitu, dengan membaca Alquran," kata pernyataan tersebut.
Bahkan Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov ikut ambil bagian dalam perayaan pembukaan klinik gratis tersebut pada hari Selasa yang lalu untuk menandai ulang tahun pertama Islamic center Chenchnya. Presiden Ramzan Kadyrov mendapatkan presentasi dari pimpinan Islamic Center Daud Selmurzayev, dan Akhmad Kadyrov, pimpinan tertinggi muslim Republik Chechnya.
"Islamic Center telah sangat populer tidak hanya bagi penduduk republik Chenchnya, tetapi juga bagi umat Islam dari wilayah Rusia lainnya dan negara-negara CIS," kata Kadyrov.
Ribuan Orang Sembuh dengan Bacaan Quran di Klinik Chechnya
Benarlah firman Allah dalam Al-Quran yang menyatakan bahwa Al-Quran itu adalah "Syifa" atau obat, bukan hanya obat bagi ruhani yang kering tapi juga bisa menjadi obat bagi penyakit medis, dan hal ini sudah banyak dibuktikan termasuk di negara Chenchnya.Ribuan pasien telah berhasil diobati dan disembuhkan dengan pembacaan Al-Quran secara sendirian di sebuah klinik gratis di Chechnya Grozny, kata sebuah pernyataan pada situs presiden Chechnya pada hari Rabu kemarin (3/2).
"Sejak hari pembukaan pertama kali, klinik gratis di Islamic Center di Chenchnya telah memiliki dan melayani lebih dari 60.000 pasien. Kebanyakan dari mereka yang mengunjungi klinik gratis di Islamic Center untuk merekoveri kesehatan mereka.
Klinik gratis ini membantu mereka untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik dengan cara non-tradisional - yaitu, dengan membaca Alquran," kata pernyataan tersebut.
Bahkan Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov ikut ambil bagian dalam perayaan pembukaan klinik gratis tersebut pada hari Selasa yang lalu untuk menandai ulang tahun pertama Islamic center Chenchnya. Presiden Ramzan Kadyrov mendapatkan presentasi dari pimpinan Islamic Center Daud Selmurzayev, dan Akhmad Kadyrov, pimpinan tertinggi muslim Republik Chechnya.
"Islamic Center telah sangat populer tidak hanya bagi penduduk republik Chenchnya, tetapi juga bagi umat Islam dari wilayah Rusia lainnya dan negara-negara CIS," kata Kadyrov.
Benarkah Dengan Membaca Surah Al Waqi'ah Pintu Rezeki Akan Lebih Terbuka
Imam Baihaqi meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan.”Beliau mengatakan bahwa Al Hafizh Ibnu ‘Asakir didalam menerjemahkan Abdullah bin Mas’ud dengan sanadnya kepada Amr bin ar Robi’ bin Thariq al Mishriy : as Surriy bin Yahya asy Syaibaniy bercerita kepada kami dari Syuja’ dari Abu Zhobiyah berkata ketika Abdullah (bin Mas’ud) menderita sakit, ia dijenguk oleh Utsman bin ‘Affan dan bertanya,”Apa yang kau rasakan?” Abdullah berkata,”Dosa-dosaku.” Utsman bertanya,”Apa yang engkau inginkan?” Abdullah menjawab,”Rahmat Tuhanku.” Utsman berkata,”Apakah aku datangkan dokter untukmu.” Abdullah menjawab,”Dokter membuatku sakit.” Utsman berkata,”Apakah aku datangkan kepadamu pemberian?” Abdullah menjawab,”Aku tidak membutuhkannya.” Utsman berkata,”(Mungkin) untuk putri-putrimu sepeningalmu.” Abdullah menjawab,”Apakah engkau mengkhawairkan kemiskinan menimpa putri-putriku? Sesungguhnya aku telah memerintahkan putri-putriku membaca surat al Waqi’ah setiap malam. Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.”
Lalu Ibnu ‘Asakir mengatakan : begitulah dia mengatakan. Yang betul : dari Syuja’, sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Wahab dari Surriy. Abdullah bin Wahab berkata bahwa as Surriy bin Yahya telah memberitahuku bahwa Syuja’ telah bercerita kepadanya dari Abi Zhobiyah dari Abdullah bin Mas’ud dia berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.” Dan Abu Zhobiyah pun tidak pernah meninggalkan dari membacanya.
Demikian pula Abu Ya’la meriwayatkan dari Ishaq bin Ibrahim dari Muhammad bin Munib dari as Surriy bin Yahya dari Syuja’ dari Abi Zhobiyah dari Ibnu Mas’ud. Kemudian Ishaq bin Abi Israil dari Muhammad dari Munib al ‘Adaniy dari as Surriy bin Yahya dari Abi Zhobiyah dari Ibnu Mas’ud bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.”, didalam sanadnya tidak disebutkan Syuja’. Ibnu Mas’ud mengatakan,”Sungguh aku telah memerintahkan putriku membacanya setiap malam.”
Ibnu ‘Asakir juga meriwayatkan dari hadits Hajjaj bin Nashir dan Utsman bin al Yaman dari as Sirriy bin Yahya dari Syuja’ dari Abu Fathimah berkata,”Abdullah mengalami sakit lalu Utsman bin ‘Affan datang mengunjunginya dan disebutkan hadits panjang ini. Utsman bin al Yaman berkata,”Abu Fathimah adalah hamba sahaya dari Ali bin Abu Thalib. (Tafsir al Quranil Azhim juz VII hal 512 – 513)
Tentang hadits diatas, Syeikh Al Bani mengatakan didalam kitab “Silsilatul Ahadits adh Dhaifah” /457 bahwa hadits itu dhoif.
Para ulama, seperti Ahmad, Abu Hatim, anaknya, Daruquthni, Baihaqi dan yang lainnya telah bersepakat bahwa hadits tersebut adalah lemah.
Begitupula dengan hadits yang diriwayatkan oleh ad Dailamiy dari Anas bahwa Rasulullah saw bersabda,”Surat al Waqi’ah adalah surat kekayaan maka bacalah dan ajarkanlah ia kepada anak-anakmu.” Hadits ini pun dinyatakan lemah oleh Al Banni didalam “Silsilah adh Dhaifah wal Maudhu’ah” (8/337)
Saat ditanya tentang hadits “Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan.selama-lamanya”, Syeikh Ibn Baaz mengatakan bahwa kami tidak mengetahui adanya jalan yang shahih bagi hadits ini… Akan tetapi (dibolehkan) membaca Al Qur’an yang dengan bacaannya menginginkan tafaaqquh (pemahaman) didalam agama dan mendapatkan berbagai kebaikan, karena Rasulullah saw bersabda,”Bacalah oleh kalian al Qur’an. Sesungguhnya Al Qur’an akan memberikan syafaat bagi para pemiliknya (orang-orang yang suka membacanya, pen) pada hari kiamat.”. Beliau saw juga bersabda,”Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan sama dengan sepuluh kebaikan.” Hendaklah seseorang membaca al Qur’an karena keutamaan membacanya dan untuk mendapatkan berbagai kebaikan bukan untuk mendapatkan dunia.” (source:http://www.binbaz.org.sa)
Benarkah Dengan Membaca Surah Al Waqi'ah Pintu Rezeki Akan Lebih Terbuka
Imam Baihaqi meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan.”Beliau mengatakan bahwa Al Hafizh Ibnu ‘Asakir didalam menerjemahkan Abdullah bin Mas’ud dengan sanadnya kepada Amr bin ar Robi’ bin Thariq al Mishriy : as Surriy bin Yahya asy Syaibaniy bercerita kepada kami dari Syuja’ dari Abu Zhobiyah berkata ketika Abdullah (bin Mas’ud) menderita sakit, ia dijenguk oleh Utsman bin ‘Affan dan bertanya,”Apa yang kau rasakan?” Abdullah berkata,”Dosa-dosaku.” Utsman bertanya,”Apa yang engkau inginkan?” Abdullah menjawab,”Rahmat Tuhanku.” Utsman berkata,”Apakah aku datangkan dokter untukmu.” Abdullah menjawab,”Dokter membuatku sakit.” Utsman berkata,”Apakah aku datangkan kepadamu pemberian?” Abdullah menjawab,”Aku tidak membutuhkannya.” Utsman berkata,”(Mungkin) untuk putri-putrimu sepeningalmu.” Abdullah menjawab,”Apakah engkau mengkhawairkan kemiskinan menimpa putri-putriku? Sesungguhnya aku telah memerintahkan putri-putriku membaca surat al Waqi’ah setiap malam. Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.”
Lalu Ibnu ‘Asakir mengatakan : begitulah dia mengatakan. Yang betul : dari Syuja’, sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Wahab dari Surriy. Abdullah bin Wahab berkata bahwa as Surriy bin Yahya telah memberitahuku bahwa Syuja’ telah bercerita kepadanya dari Abi Zhobiyah dari Abdullah bin Mas’ud dia berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.” Dan Abu Zhobiyah pun tidak pernah meninggalkan dari membacanya.
Demikian pula Abu Ya’la meriwayatkan dari Ishaq bin Ibrahim dari Muhammad bin Munib dari as Surriy bin Yahya dari Syuja’ dari Abi Zhobiyah dari Ibnu Mas’ud. Kemudian Ishaq bin Abi Israil dari Muhammad dari Munib al ‘Adaniy dari as Surriy bin Yahya dari Abi Zhobiyah dari Ibnu Mas’ud bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.”, didalam sanadnya tidak disebutkan Syuja’. Ibnu Mas’ud mengatakan,”Sungguh aku telah memerintahkan putriku membacanya setiap malam.”
Ibnu ‘Asakir juga meriwayatkan dari hadits Hajjaj bin Nashir dan Utsman bin al Yaman dari as Sirriy bin Yahya dari Syuja’ dari Abu Fathimah berkata,”Abdullah mengalami sakit lalu Utsman bin ‘Affan datang mengunjunginya dan disebutkan hadits panjang ini. Utsman bin al Yaman berkata,”Abu Fathimah adalah hamba sahaya dari Ali bin Abu Thalib. (Tafsir al Quranil Azhim juz VII hal 512 – 513)
Tentang hadits diatas, Syeikh Al Bani mengatakan didalam kitab “Silsilatul Ahadits adh Dhaifah” /457 bahwa hadits itu dhoif.
Para ulama, seperti Ahmad, Abu Hatim, anaknya, Daruquthni, Baihaqi dan yang lainnya telah bersepakat bahwa hadits tersebut adalah lemah.
Begitupula dengan hadits yang diriwayatkan oleh ad Dailamiy dari Anas bahwa Rasulullah saw bersabda,”Surat al Waqi’ah adalah surat kekayaan maka bacalah dan ajarkanlah ia kepada anak-anakmu.” Hadits ini pun dinyatakan lemah oleh Al Banni didalam “Silsilah adh Dhaifah wal Maudhu’ah” (8/337)
Saat ditanya tentang hadits “Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan.selama-lamanya”, Syeikh Ibn Baaz mengatakan bahwa kami tidak mengetahui adanya jalan yang shahih bagi hadits ini… Akan tetapi (dibolehkan) membaca Al Qur’an yang dengan bacaannya menginginkan tafaaqquh (pemahaman) didalam agama dan mendapatkan berbagai kebaikan, karena Rasulullah saw bersabda,”Bacalah oleh kalian al Qur’an. Sesungguhnya Al Qur’an akan memberikan syafaat bagi para pemiliknya (orang-orang yang suka membacanya, pen) pada hari kiamat.”. Beliau saw juga bersabda,”Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan sama dengan sepuluh kebaikan.” Hendaklah seseorang membaca al Qur’an karena keutamaan membacanya dan untuk mendapatkan berbagai kebaikan bukan untuk mendapatkan dunia.” (source:http://www.binbaz.org.sa)
Tragedi WTC ada di Al Qur'an Surat At Taubah
Keruntuhan gedung WTC pada 11 September 2001 ternyata sudah ada tertulis di Al qur'an sejak 1500 tahun yg lalu
Pasti sobat semua sudah tahu tentang runtuhnya WTC tapi disini penulis ingin memberikan fakta baru tentang kemukjizatan Al qur'an.
Hal itu disinggung Al Qur'an tepatnya di surat: At Taubah ayat 109:
"Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim"
Disitu disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah orang -orang yang zalim
Pada surat At Taubah diatas telah disebutkan kata "JURUFIN HAR" yang oleh ulama tafsir dulu diterjemahkan sebagai "ditepi jurang yang runtuh" ternyata 14 abad kemudian kata tersebut menjadi nama sebuah jalan dikota New York tempat berdirinya WTC, yaitu : Jalan JERF HAR.
Gedung WTC runtuh pada tanggal 11-9-2001
Mari kita lihat beberapa kesamaan (yang mestinya bukan hanya kebetulan semata) :
Tanggal 11 adalah tanggal terjadinya tragedi WTC, apakah suatu kebetulan bila surat At Taubah terletak pada juz ke 11.
Bulan terjadinya tragedi itu adalah bulan September (bulan ke 9), apakah secara kebetulan jika surat At Taubah berada pada urutan ke 9 dari Alquran,
Tahun terjadinya tragedi itu adalah tahun 2001, apakah secara kebetulan pula bila jumlah huruf dalam surat At Taubah terdiri dari 2001 huruf.
Jumlah tingkat di gedung WTC ada 109 tingkat, sekali lagi apakah mungkin kebetulan bila hal tersebut sudah tertuang dalam QS At Taubah di ayat ke 109
Peristiwa runtuhan bangunan WTC beberapa tahun lalu bukanlah gambaran pertama al-Quran mengenai sesuatu peristiwa yang bakal terjadi pada masa akan datang. Sebaliknya, kitab suci itu dikatakan sudah menggambarkan mengenai kebangkitan kembali bangsa Rumawi setelah dikalahkan bangsa Persia dalam peperangan pada tahun 614. Setelah berakhirnya perang tersebut, turunlah ayat pertama hingga keempat dari surah ar-Rum yang menyatakan bangsa Rumawi akan kembali menang dalam jangka waktu beberapa tahun. Kemenangan bangsa Rumawi terhadap bangsa Persia itu kemudiannya benar-benar terjadi kira-kira delapan tahun kemudian seperti yang diramalkan dalam al-Quran.
Selain gambaran mengenai peristiwa yang akan terjadi pada masa akan datang, kajian isi kandungan Al-Quran juga menunjukkan bahwa kitab suci itu mengandung berbagai ilmu pengetahuan yang melampaui zaman ia diturunkan, al-Qur’an diturunkan pada abad ke-6.
Kajian mengenai berbagai rahasia alam berawal kira-kira abad ke-19 dan ketika itulah didapati bahwa segala fakta sains yang ditemui adalah sesuai dengan asas dan kandungan yang ada dalam al-Quran. Antara lain fakta sains yang ditemukan dan terdapat dalam al-Quran adalah:
Semua cakrawala,planet bergerak secara terapung (pada rotasinya) (Yaasiin: 40), bumi bergerak (An-Naml: 88), pokok menghasilkan bahan bakar (Yaasiin: 80), atom adalah benda terkecil (Yunus: 61) dan semakin tinggi semakin sukar bernafas (Al- An’aam: 125). Fakta lain adalah semua makhluk berpasangan (Adz-Dzaariyaat: 49), proses kejadian manusia (Al-Mu’minuun), kegunaan besi (Al-Hadiid: 25) dan langit yang terkawal (Al-Anbiyaa’: 32).
Selain itu, peneletian lain yang dilakukan untuk mencari keajaiban al-Quran mendapati bahwa jumlah sesetengah perkataan berbahasa Arab di dalam kitab itu adalah saling berlawanan. Antara perkataan berkenaan adalah;
Dunia yang disebut sebanyak 115 kali manakala akhirat yang turut Disebut sebanyak 115 kali
Malaikat dan syaitan (88 kali),
Hidup dan mati (145 kali),
Faedah dan kerugian (50 kali),
Kesusahan dan kesabaran (114 kali) serta
Lelaki dan perempuan (24 kali).
Perkataan lain adalah ummah dan penyampai (50 kali),
Iblis dan memohon perlindungan daripada iblis (11 kali),
Musibah dan bersyukur (75 kali),
Bersedekah dan berpuas hati (73 kali) serta
Zakat dan berkat (32 kali).
Golongan muslimin dan jihad (41 kali),
Orang yang sesat dan meninggal dunia (17 kali),
Emas dan kemurahan hidup (8 kali),
Keajaiban dan fitnah (60 kali),
Minda dan nur (49 kali),
Lidah dan sumpah (25 kali), nafsu dan ketakutan (lapan kali),
Bercakap di khalayak ramai dan berdakwah (18 kali).
Jumlah perkataan lain dianggap ajaib dijumpai adalah solat (lima kali),
Bulan (12 kali),
Tahun (365), l
Lautan (32 kali) dan daratan (13 kali).
Jumlah lautan dan daratan ini apabila ditukar dalam bentuk peratus bersamaan dengan jumlah sebenar kawasan laut dan darat yang terdapat di dunia ketika ini iaitu 71.111 peratus dan 28.889 peratus.
Misteri dan rahsia yang terkandung dalam al-Quran seharusnya meyakinkan umat Islam bahawa agama Islam adalah agama yang benar selaras dengan rukun iman ketiga iaitu beriman terhadap kitab-kitab Allah.
SubhanAllah, Maha Suci Allah dan sungguh benar Muhammad adalah Rasul-Mu !
Sungguh benarlah firman-Mu : "Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru langit dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'an itu adalah benar .... à (Al Qur'an, surah Al Fushshilat 53)
Tragedi WTC ada di Al Qur'an Surat At Taubah
Keruntuhan gedung WTC pada 11 September 2001 ternyata sudah ada tertulis di Al qur'an sejak 1500 tahun yg lalu
Pasti sobat semua sudah tahu tentang runtuhnya WTC tapi disini penulis ingin memberikan fakta baru tentang kemukjizatan Al qur'an.
Hal itu disinggung Al Qur'an tepatnya di surat: At Taubah ayat 109:
"Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim"
Disitu disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah orang -orang yang zalim
Pada surat At Taubah diatas telah disebutkan kata "JURUFIN HAR" yang oleh ulama tafsir dulu diterjemahkan sebagai "ditepi jurang yang runtuh" ternyata 14 abad kemudian kata tersebut menjadi nama sebuah jalan dikota New York tempat berdirinya WTC, yaitu : Jalan JERF HAR.
Gedung WTC runtuh pada tanggal 11-9-2001
Mari kita lihat beberapa kesamaan (yang mestinya bukan hanya kebetulan semata) :
Tanggal 11 adalah tanggal terjadinya tragedi WTC, apakah suatu kebetulan bila surat At Taubah terletak pada juz ke 11.
Bulan terjadinya tragedi itu adalah bulan September (bulan ke 9), apakah secara kebetulan jika surat At Taubah berada pada urutan ke 9 dari Alquran,
Tahun terjadinya tragedi itu adalah tahun 2001, apakah secara kebetulan pula bila jumlah huruf dalam surat At Taubah terdiri dari 2001 huruf.
Jumlah tingkat di gedung WTC ada 109 tingkat, sekali lagi apakah mungkin kebetulan bila hal tersebut sudah tertuang dalam QS At Taubah di ayat ke 109
Peristiwa runtuhan bangunan WTC beberapa tahun lalu bukanlah gambaran pertama al-Quran mengenai sesuatu peristiwa yang bakal terjadi pada masa akan datang. Sebaliknya, kitab suci itu dikatakan sudah menggambarkan mengenai kebangkitan kembali bangsa Rumawi setelah dikalahkan bangsa Persia dalam peperangan pada tahun 614. Setelah berakhirnya perang tersebut, turunlah ayat pertama hingga keempat dari surah ar-Rum yang menyatakan bangsa Rumawi akan kembali menang dalam jangka waktu beberapa tahun. Kemenangan bangsa Rumawi terhadap bangsa Persia itu kemudiannya benar-benar terjadi kira-kira delapan tahun kemudian seperti yang diramalkan dalam al-Quran.
Selain gambaran mengenai peristiwa yang akan terjadi pada masa akan datang, kajian isi kandungan Al-Quran juga menunjukkan bahwa kitab suci itu mengandung berbagai ilmu pengetahuan yang melampaui zaman ia diturunkan, al-Qur’an diturunkan pada abad ke-6.
Kajian mengenai berbagai rahasia alam berawal kira-kira abad ke-19 dan ketika itulah didapati bahwa segala fakta sains yang ditemui adalah sesuai dengan asas dan kandungan yang ada dalam al-Quran. Antara lain fakta sains yang ditemukan dan terdapat dalam al-Quran adalah:
Semua cakrawala,planet bergerak secara terapung (pada rotasinya) (Yaasiin: 40), bumi bergerak (An-Naml: 88), pokok menghasilkan bahan bakar (Yaasiin: 80), atom adalah benda terkecil (Yunus: 61) dan semakin tinggi semakin sukar bernafas (Al- An’aam: 125). Fakta lain adalah semua makhluk berpasangan (Adz-Dzaariyaat: 49), proses kejadian manusia (Al-Mu’minuun), kegunaan besi (Al-Hadiid: 25) dan langit yang terkawal (Al-Anbiyaa’: 32).
Selain itu, peneletian lain yang dilakukan untuk mencari keajaiban al-Quran mendapati bahwa jumlah sesetengah perkataan berbahasa Arab di dalam kitab itu adalah saling berlawanan. Antara perkataan berkenaan adalah;
Dunia yang disebut sebanyak 115 kali manakala akhirat yang turut Disebut sebanyak 115 kali
Malaikat dan syaitan (88 kali),
Hidup dan mati (145 kali),
Faedah dan kerugian (50 kali),
Kesusahan dan kesabaran (114 kali) serta
Lelaki dan perempuan (24 kali).
Perkataan lain adalah ummah dan penyampai (50 kali),
Iblis dan memohon perlindungan daripada iblis (11 kali),
Musibah dan bersyukur (75 kali),
Bersedekah dan berpuas hati (73 kali) serta
Zakat dan berkat (32 kali).
Golongan muslimin dan jihad (41 kali),
Orang yang sesat dan meninggal dunia (17 kali),
Emas dan kemurahan hidup (8 kali),
Keajaiban dan fitnah (60 kali),
Minda dan nur (49 kali),
Lidah dan sumpah (25 kali), nafsu dan ketakutan (lapan kali),
Bercakap di khalayak ramai dan berdakwah (18 kali).
Jumlah perkataan lain dianggap ajaib dijumpai adalah solat (lima kali),
Bulan (12 kali),
Tahun (365), l
Lautan (32 kali) dan daratan (13 kali).
Jumlah lautan dan daratan ini apabila ditukar dalam bentuk peratus bersamaan dengan jumlah sebenar kawasan laut dan darat yang terdapat di dunia ketika ini iaitu 71.111 peratus dan 28.889 peratus.
Misteri dan rahsia yang terkandung dalam al-Quran seharusnya meyakinkan umat Islam bahawa agama Islam adalah agama yang benar selaras dengan rukun iman ketiga iaitu beriman terhadap kitab-kitab Allah.
SubhanAllah, Maha Suci Allah dan sungguh benar Muhammad adalah Rasul-Mu !
Sungguh benarlah firman-Mu : "Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru langit dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'an itu adalah benar .... à (Al Qur'an, surah Al Fushshilat 53)